bintang
Senin, 23 April 2012
TUGAS PRAKTEK DAN MEMBUAT LAPORAN UNTUK ANAK2KU TKJ
KERJAKAN TUGAS DPPC & PBP BERIKUT, SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA JURUSAN XTKJ
Praktekkanlah tugas di bawah ini, catat semua gejala yang ditimbulkan kemudian buatlah LAPORAN di buku BATIK !
1. Praktekkan urutan prosedur POST, Catat langkah-langkahnya kemudian buatlah laporan hasil praktiknya!
2. Sebut dan jelaskan gejala-gejala yang muncul jika I/O bermasalah! lalu buat laporannya!
3. Jika ditemukan gejala sebagai berikut : file data tidak ditemukan, program aplikasi tidak dapat membuka file data atau ekstensi file data berubah. Pada bagian apakah kemungkinan kerusakan tersebut terjadi ?
4. Jika tombol mouse sebelah kiri diklik tidak bekerja, kerusakan apa saja yang mungkin terjadi dan tentukan hipotesa awal penyebab kerusakan tersebut!
5. Buatlah daftar spesifikasi peripheral Printer, mouse, keyboard. Kemudian sebutkan kerusakan yang sering terjadi pada periferal PC, dan cara menanganinya ! buat laporan!
6. Buatlah daftar spesifikasi peripheral monitor, joystick, speaker. Kkemudian sebutkan kerusakan yang sering terjadi pada periferal PC, dan cara menanganinya ! buat laporan!
7. Buatlah daftar spesifikasi peripheral modem, colling pad, fun. Kemudian sebutkan kerusakan yang sering terjadi pada periferal PC, dan cara menanganinya ! buat laporan!
8. Dengan berhati-hati coba lepaskan secara bergantian komponen RAM dan VGA card, Sebaiknya kabel data dan power supply ke hardisk dilepas selama melakukan proses ini. Booting ulang komputer, amati, cata dan fahami gejala - gejala yang ditimbulkan.Buat Laporan !
9. Dengan berhati-hati coba lepaskan secara bergantian komponen hardisk dan prosessor. Sebaiknya kabel data dan power supply ke hardisk dilepas selama melakukan proses ini. Booting ulang komputer, amati, cata dan fahami gejala - gejala yang ditimbulkan.Buat Laporan !
10. Untuk mengidentifikasibjenis pesan/ peringatan kesalahan yang terjadi pada PC, Ikuti langkah dari Aktifasi Sistem Operasi dan menjalankan aplikasi program, catatlah selanjutnya buat laporannya!
SUSUNAN LAPORAN
Alat dan Bahan :
Kesehatan dan Keselamatan :
Langkah Kerja :
Catatlah gejala-gejala yang ditimbulkan dari semua langkah yang sudah dipraktekkan:
Laporkan Hasil pekerjaan :
Senin, 16 April 2012
Kehidupan Asma' Binti Abu Bakar r.ha. dan Kesulitan Hidupnya
Kehidupan Asma' Binti Abu Bakar r.ha. dan Kesulitan Hidupnya
Asma' binti Abu Bakar r.ha. adalah putri Abu Bakar ra. dan ibu Abdullah bin Zubair ra., juga saudara perempuan Aisyah r.ha. yang juga sebagai sahabiyah yang terkenal. la masuk Islam sejak permulaan. Disebutkan bahwa Asma r.ha. masuk Islam pada urutan ketujuh belas. Ia lahir 27 tahun sebelum Hijrah.
Ketika Rasulullah saw. dan Abu Bakar ra. berhijrah dan di Madinah, Abu Bakar ra. menyuruh Zaid dan beberapa o rang lainnya untuk menjemput Asma dan keluarganya ke Madi nah Asma' r.ha. ikut berhijrah bersama mereka. Setibanya di Q uba, lahirlah Abdullah bin Zubair ra.. Itulah bayi yang pertama kali lahir setelah hijrah. Pada zaman itu terjadi banyak kesul itan. kesusahan, kemiskinan, dan kelaparan. Pada zaman itu pulalah alah muncul kehebatan dan keberanian yang tiada tandingannya.
Dalam riwayat Bukhari, Asma' r.ha. sendiri menceritakan keadaan hidupnya, ia berkata, "Ketika saya menikah dengan Zubair ra., dia tidak memiliki harta, tidak ada kebendaan, tidak ada pembantu, dan tidak memiliki apa pun. Yang ada hanya seekor unta yang biasa digunakan membawa air, rumput, dan lainnya, dan seekor kuda. Sayalah yang menumbuk kurma untuk makanan hewan-hewan tersebut. Saya memenuhi tempat air sendirian. Jika embernya pecah, maka akan saya perbaiki sendiri. Saya pula yang merawat dan mengurus kuda, mencarikan rumput, dan memberinya makan. Semua pekerjaan rumah tangga saya kerjakan sendiri. Di antara semua pekerjaan, yang sangat sulit bagi saya adalah memberi makan kuda. Saya kurang pandai membuat roti, biasanya saya hanya mencampurkan gandum dengan air, lalu saya serahkan ke tetangga saya, seorang wanita Anshar, untuk memasakkannya. la adalah seorang wanita yang sangat ikhlas, dan ia juga yang memasakkan roti untuk saya.
Ketika Rasulullah saw. tiba di Madinah, Zubair ra. telah diberi oleh beliau saw. sebidang tanah yang jauhnya kurang lebih mil dari Madinah. Dari sana saya selalu membawa hasil kurma yang dibawa di atas kepala saya. Suatu hari , ketika saya sedang berjalan dari kebun itu sambil membawa kurma di atas kepala, tiba-tiba di tengah jalan, saya berjumpa dengan Rasulullah saw. dan beberapa sahabat Anshar yang sedang menunggang unta. Melihat saya, Rasulullah saw. menghentikan untanya dam mengisyaratkan agar saya naik ke atas unta beliau. Tetapi saga sangat malu dengan laki-laki, dan saya sangat khawatir terha suami saya Zubair ra. yang sangat pencemburu, saya khawa'ia akan marah. Rasulullah saw. memahami perasaan malu sehingga beliau kembali berjalan.
Saya segera pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, saya menceritakan kejadian tersebut kepada suami saya bahwa saya sangat malu dan juga mengkhawatirkan kecemburuannya yang mungkin menyebabkan kemarahannya. Zubair ra. berkata, "Demi Allah, saya lebih cemburu kepadamu yang senantiasa membawa isi-isi kurma di atas kepalamu, sedangkan saya tidak dapat membantumu." (Sebenarnya hal itu dilakukan karena terpaksa. Ketika para suami sibuk berjihad dan melakukan urusan agama lainnya , maka pekerjaan rumah tangga terpaksa dilakukan oleh istri - istri mereka). Setelah itu, ayah saya, Abu Bakar ra., memberi saya seorang hamba sahaya yang telah dihadiahkan oleh Rasulullah saw.. Dengan demikian, urusan kuda sava serahkan kepadanya dan SeoIah-olah saya terbebas Bari penjara. (Bukhari - Fathul Bari)
Asma' binti Abu Bakar r.ha. adalah putri Abu Bakar ra. dan ibu Abdullah bin Zubair ra., juga saudara perempuan Aisyah r.ha. yang juga sebagai sahabiyah yang terkenal. la masuk Islam sejak permulaan. Disebutkan bahwa Asma r.ha. masuk Islam pada urutan ketujuh belas. Ia lahir 27 tahun sebelum Hijrah.
Ketika Rasulullah saw. dan Abu Bakar ra. berhijrah dan di Madinah, Abu Bakar ra. menyuruh Zaid dan beberapa o rang lainnya untuk menjemput Asma dan keluarganya ke Madi nah Asma' r.ha. ikut berhijrah bersama mereka. Setibanya di Q uba, lahirlah Abdullah bin Zubair ra.. Itulah bayi yang pertama kali lahir setelah hijrah. Pada zaman itu terjadi banyak kesul itan. kesusahan, kemiskinan, dan kelaparan. Pada zaman itu pulalah alah muncul kehebatan dan keberanian yang tiada tandingannya.
Dalam riwayat Bukhari, Asma' r.ha. sendiri menceritakan keadaan hidupnya, ia berkata, "Ketika saya menikah dengan Zubair ra., dia tidak memiliki harta, tidak ada kebendaan, tidak ada pembantu, dan tidak memiliki apa pun. Yang ada hanya seekor unta yang biasa digunakan membawa air, rumput, dan lainnya, dan seekor kuda. Sayalah yang menumbuk kurma untuk makanan hewan-hewan tersebut. Saya memenuhi tempat air sendirian. Jika embernya pecah, maka akan saya perbaiki sendiri. Saya pula yang merawat dan mengurus kuda, mencarikan rumput, dan memberinya makan. Semua pekerjaan rumah tangga saya kerjakan sendiri. Di antara semua pekerjaan, yang sangat sulit bagi saya adalah memberi makan kuda. Saya kurang pandai membuat roti, biasanya saya hanya mencampurkan gandum dengan air, lalu saya serahkan ke tetangga saya, seorang wanita Anshar, untuk memasakkannya. la adalah seorang wanita yang sangat ikhlas, dan ia juga yang memasakkan roti untuk saya.
Ketika Rasulullah saw. tiba di Madinah, Zubair ra. telah diberi oleh beliau saw. sebidang tanah yang jauhnya kurang lebih mil dari Madinah. Dari sana saya selalu membawa hasil kurma yang dibawa di atas kepala saya. Suatu hari , ketika saya sedang berjalan dari kebun itu sambil membawa kurma di atas kepala, tiba-tiba di tengah jalan, saya berjumpa dengan Rasulullah saw. dan beberapa sahabat Anshar yang sedang menunggang unta. Melihat saya, Rasulullah saw. menghentikan untanya dam mengisyaratkan agar saya naik ke atas unta beliau. Tetapi saga sangat malu dengan laki-laki, dan saya sangat khawatir terha suami saya Zubair ra. yang sangat pencemburu, saya khawa'ia akan marah. Rasulullah saw. memahami perasaan malu sehingga beliau kembali berjalan.
Saya segera pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, saya menceritakan kejadian tersebut kepada suami saya bahwa saya sangat malu dan juga mengkhawatirkan kecemburuannya yang mungkin menyebabkan kemarahannya. Zubair ra. berkata, "Demi Allah, saya lebih cemburu kepadamu yang senantiasa membawa isi-isi kurma di atas kepalamu, sedangkan saya tidak dapat membantumu." (Sebenarnya hal itu dilakukan karena terpaksa. Ketika para suami sibuk berjihad dan melakukan urusan agama lainnya , maka pekerjaan rumah tangga terpaksa dilakukan oleh istri - istri mereka). Setelah itu, ayah saya, Abu Bakar ra., memberi saya seorang hamba sahaya yang telah dihadiahkan oleh Rasulullah saw.. Dengan demikian, urusan kuda sava serahkan kepadanya dan SeoIah-olah saya terbebas Bari penjara. (Bukhari - Fathul Bari)
Selasa, 10 April 2012
Menyusun Kekuatan Lagi
Senin, 02 April 2012
Beberapa Jenis Jaringan
Jenis-jenis jaringan Secara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis:
a. Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resources sharing) seperti printer dan file. LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh organisasi tersebut. Teknologi LAN antara lain Ethernet, Token Ring dan FDDI.
b. Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantorkantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
c. Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer–komputer atau file server pada lokasi lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.
d. Intranet Melibatkan jaringan LAN dan Web Server yang terpasang pada jaringan LAN tersebut. Web Server digunakan untuk melayani permintaan pengguna internal suatu organisasi untuk menampilkan data dan gambar. Intranet ini mempunyai sifat tertutup yang berarti pengguna dari luar organisasi tidak dapat mengaksesnya.
e. Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbedabeda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya.
Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
Ketika sebuah perusahaan berkembang menjadi beberapa lokasi, maka masing–masing lokasi mengembangkan jaringan lokalnya. Ketika dibutuhkan koneksi antar LAN pada perusahaan tersebut maka terbentuklah Wide Area Network.
Jumat, 09 Maret 2012
Gaji di Sunat
Sore itu langit cerah. Masih terasa teriknya mentari seharian menyengat seisi jagad.
Bersamaan hiruk pikuk para karyawan pulang dari kerja. Begitu juga Dani sudah mulai berkemas hendak segera pulang dengan membawa seluruh sisa tenaganya. Seperti biasa sang istri menjemputnya sepulang dari ngantor.
“Istriku apakah kemarin si bos telpon atau sms ke ponsel mu?” Tanya Dani penuh selidik pada istrinya.
“Enggak tuh emang ada apa yah?
“Ini tadi kok aku dapat teguran, katanya kalau diperintah itu segeralah melaksanakannya”
“Gimana ceritanya, koq tiba-tiba Ayah dapat teguran?”
Memang beberapa hari yang lalu di utus si bos mengambil barang di distributor, saat itu pun dalam posisi masih waktu ngantor apalagi sedang ribet banyak kerjaan yang harus di selesaikan. Telepon genggamnya berdering.
“Dani kamu ambil barang di tempat distributor ya, bilang aja kalo mengambil pesenan ibu”
“Baik Bu” Sore itu karena sikon tidak memungkinkan untuk keluar maka dia ijin langsung ke manajer.
“Bu Sari ini tadi bu direktur menyuruhku untuk ke distributor supaya mengambil barang, tapi pekerjaan seabrek tidak bisa aku tinggalkan sekarang juga. Bagaimana kalau tak ambil besok saja tidak keburu dipakai to barangnya”
“Tidak mas, ya diambil besok juga gak papa”. Karena sudah memperoleh ijin dari atasannya bu manajer yang lembut maka Dani kemudian melanjutkan pekerjaanya.
Selang sehari kemudian, karena tugas mulai agak longgar sore itu juga Dani meluncur mengambil barang pesanan si bos direktur. Barang diserahkan ke manajer dan sebagiannya di antar langsung ke kediaman bu direktur, kebetulan beliau tidak dirumah jadi Cuma di titipkan yang ada dirumah saja. Hari berikutnya tiba-tibadirektur menegur Dani tetapi melalui manajer katanya barang yang diambil kok tidak sesuai pesanan dan yang untuk pelanggan malah tidak diambil padahal itu sangat penting dan akan segera dipakai, kalau diperintah atasan seharusnya segera melaksanakan.
Ketika Dani di croscek oleh manajer betapa kagetnya padahal dia sudah ambil semua barang sesuai pesanan dan barang yang disebutkan kurang itu tidak termasuk daftar pesanan si bos. Kemudian inbox hand phone nya di cek apakah ada dalam smsnya, ternyata tidak ada jugaterbesit dalam benaknya mungkin si bos mis komunikasi atau mungkin menghubungi hp istrinya.
“Begitulah Bunda kenapa aku bertanya seperti itu”.
“Berarti kemungkinan besar mis komunikasi, bos ayah merasa sudah menyebutkan semua daftar barang yang harus diambil padahal kenyataannya memang hanya itu saja pesanannya. Yang kedua ayah di vonis tidak segera melaksanakan perintah dari atasan, padahal saat itu juga sudah ijin ke manajer, karena keadaan sedangkan manajer sudah acc juga. Tapi koq manajer Ayah tidak menjelaskan hal ijin itu cenderungnya tidak memihak Ayah atau karena takut di semprot si bos juga kali ya?”
“Ayah juga sudah berusaha menjelaskan ke manajer tapi kayaknya si bos gak mau tahu, pokoknya semua kesalahan seolah berpusat padaku”.
Tidak ada klarifikasi dari bos sedangkan Dani enggan untuk klarifikasi karena usaha itu pun akan sia-sia, tentu saja si bos merasa benar dan anak buah lah yang salah dan memang selalu begitu entah memang kodratnya atau tergantung dari perangai atasan.
Awal bulan datang senyum mengembang dari wajah-wajah karyawan, tapi tidak demikian dengan Dani.
“Koq gajiku berkurang ya Bunda, jumlahnya tidak sesuai pada struk, padahal duit itu jatah beli susu untuk si kecil, apa bendahara keliru memasukkan jumlah uangnya atau memang sengaja di potong tapi tidak ada keterangan sama sekali, heran aku” Keluh Dani kepada istrinya.
“Tanyakan aja lansung ke bendahara atau manajer Ayah” Hari ini Dani dapat shif sore, manajernya langsung menemuinya.
“Mas bingung ya kenapa gaji bulan ini dipotong?”
“Terus terang bingung bu, sebenarnya ada apa sampai hak saya dipotong?”
“Itu kebijakan dari atasan, sebagai teguran karena kemaren mas Dani melakukan kesalahan jadi gaji di potong”.
“MasyaAlloh jatah beli susu buat anakku tidak ada bulan ini” Lirih suara Dani sedih.
Sampai di rumah diceritakan pada sang istri, semua kekecewaannya ketidakterimannya atas perlakuan atasannya diungkapkan dengan membara. Bagaimana tidak, dia bekerja mati-matian siang malam demi mencukupi keluarganya, demi membelikan susu untuk buah hatinya. Jika manajer apalagi direktur yang memberi perintah apapun dan kapanpun maka dia selalu melaksanakannya tidak pandang waktu, privasinya dia korbankan. Waktu liburnya pun sering di ganggu atasan dia juga rela, tapi semua pengorbanan dan loyalitasnya tiada artinya karena tertutup satu kesalahan menurut si bos, sedangkan tertuduh alias Dani tidak merasa bersalah sama sekali, sang istri pun menghiburnya.
“Sudahlah yah kalau kita tidak punya power untuk membela diri ya kita terima semua ketidak adilan ini dengan lapang, mungkin gaji yang disunat itu memang bukan rizki kita dan semoga Alloh mengganti rizki untuk anak kita di suatu waktu”
“Benar Bunda tapi aku tetap tidak terima sampai kapan pun”.
“Alloh itu Maha Kaya, Maha Murah juga Maha Tahu atas semua kejadian ini, biasanya do’a orang-orang yang terzholimi itu dikabulkan loh, Yah”
“Ya, Amin“
Cerita ini masih bersambung…………tunggu episode selanjutnya ya……….
Bersamaan hiruk pikuk para karyawan pulang dari kerja. Begitu juga Dani sudah mulai berkemas hendak segera pulang dengan membawa seluruh sisa tenaganya. Seperti biasa sang istri menjemputnya sepulang dari ngantor.
“Istriku apakah kemarin si bos telpon atau sms ke ponsel mu?” Tanya Dani penuh selidik pada istrinya.
“Enggak tuh emang ada apa yah?
“Ini tadi kok aku dapat teguran, katanya kalau diperintah itu segeralah melaksanakannya”
“Gimana ceritanya, koq tiba-tiba Ayah dapat teguran?”
Memang beberapa hari yang lalu di utus si bos mengambil barang di distributor, saat itu pun dalam posisi masih waktu ngantor apalagi sedang ribet banyak kerjaan yang harus di selesaikan. Telepon genggamnya berdering.
“Dani kamu ambil barang di tempat distributor ya, bilang aja kalo mengambil pesenan ibu”
“Baik Bu” Sore itu karena sikon tidak memungkinkan untuk keluar maka dia ijin langsung ke manajer.
“Bu Sari ini tadi bu direktur menyuruhku untuk ke distributor supaya mengambil barang, tapi pekerjaan seabrek tidak bisa aku tinggalkan sekarang juga. Bagaimana kalau tak ambil besok saja tidak keburu dipakai to barangnya”
“Tidak mas, ya diambil besok juga gak papa”. Karena sudah memperoleh ijin dari atasannya bu manajer yang lembut maka Dani kemudian melanjutkan pekerjaanya.
Selang sehari kemudian, karena tugas mulai agak longgar sore itu juga Dani meluncur mengambil barang pesanan si bos direktur. Barang diserahkan ke manajer dan sebagiannya di antar langsung ke kediaman bu direktur, kebetulan beliau tidak dirumah jadi Cuma di titipkan yang ada dirumah saja. Hari berikutnya tiba-tibadirektur menegur Dani tetapi melalui manajer katanya barang yang diambil kok tidak sesuai pesanan dan yang untuk pelanggan malah tidak diambil padahal itu sangat penting dan akan segera dipakai, kalau diperintah atasan seharusnya segera melaksanakan.
Ketika Dani di croscek oleh manajer betapa kagetnya padahal dia sudah ambil semua barang sesuai pesanan dan barang yang disebutkan kurang itu tidak termasuk daftar pesanan si bos. Kemudian inbox hand phone nya di cek apakah ada dalam smsnya, ternyata tidak ada jugaterbesit dalam benaknya mungkin si bos mis komunikasi atau mungkin menghubungi hp istrinya.
“Begitulah Bunda kenapa aku bertanya seperti itu”.
“Berarti kemungkinan besar mis komunikasi, bos ayah merasa sudah menyebutkan semua daftar barang yang harus diambil padahal kenyataannya memang hanya itu saja pesanannya. Yang kedua ayah di vonis tidak segera melaksanakan perintah dari atasan, padahal saat itu juga sudah ijin ke manajer, karena keadaan sedangkan manajer sudah acc juga. Tapi koq manajer Ayah tidak menjelaskan hal ijin itu cenderungnya tidak memihak Ayah atau karena takut di semprot si bos juga kali ya?”
“Ayah juga sudah berusaha menjelaskan ke manajer tapi kayaknya si bos gak mau tahu, pokoknya semua kesalahan seolah berpusat padaku”.
Tidak ada klarifikasi dari bos sedangkan Dani enggan untuk klarifikasi karena usaha itu pun akan sia-sia, tentu saja si bos merasa benar dan anak buah lah yang salah dan memang selalu begitu entah memang kodratnya atau tergantung dari perangai atasan.
Awal bulan datang senyum mengembang dari wajah-wajah karyawan, tapi tidak demikian dengan Dani.
“Koq gajiku berkurang ya Bunda, jumlahnya tidak sesuai pada struk, padahal duit itu jatah beli susu untuk si kecil, apa bendahara keliru memasukkan jumlah uangnya atau memang sengaja di potong tapi tidak ada keterangan sama sekali, heran aku” Keluh Dani kepada istrinya.
“Tanyakan aja lansung ke bendahara atau manajer Ayah” Hari ini Dani dapat shif sore, manajernya langsung menemuinya.
“Mas bingung ya kenapa gaji bulan ini dipotong?”
“Terus terang bingung bu, sebenarnya ada apa sampai hak saya dipotong?”
“Itu kebijakan dari atasan, sebagai teguran karena kemaren mas Dani melakukan kesalahan jadi gaji di potong”.
“MasyaAlloh jatah beli susu buat anakku tidak ada bulan ini” Lirih suara Dani sedih.
Sampai di rumah diceritakan pada sang istri, semua kekecewaannya ketidakterimannya atas perlakuan atasannya diungkapkan dengan membara. Bagaimana tidak, dia bekerja mati-matian siang malam demi mencukupi keluarganya, demi membelikan susu untuk buah hatinya. Jika manajer apalagi direktur yang memberi perintah apapun dan kapanpun maka dia selalu melaksanakannya tidak pandang waktu, privasinya dia korbankan. Waktu liburnya pun sering di ganggu atasan dia juga rela, tapi semua pengorbanan dan loyalitasnya tiada artinya karena tertutup satu kesalahan menurut si bos, sedangkan tertuduh alias Dani tidak merasa bersalah sama sekali, sang istri pun menghiburnya.
“Sudahlah yah kalau kita tidak punya power untuk membela diri ya kita terima semua ketidak adilan ini dengan lapang, mungkin gaji yang disunat itu memang bukan rizki kita dan semoga Alloh mengganti rizki untuk anak kita di suatu waktu”
“Benar Bunda tapi aku tetap tidak terima sampai kapan pun”.
“Alloh itu Maha Kaya, Maha Murah juga Maha Tahu atas semua kejadian ini, biasanya do’a orang-orang yang terzholimi itu dikabulkan loh, Yah”
“Ya, Amin“
Cerita ini masih bersambung…………tunggu episode selanjutnya ya……….
Langganan:
Postingan (Atom)

