bintang
Selasa, 10 April 2012
Menyusun Kekuatan Lagi
Senin, 02 April 2012
Beberapa Jenis Jaringan
Jenis-jenis jaringan Secara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis:
a. Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resources sharing) seperti printer dan file. LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh organisasi tersebut. Teknologi LAN antara lain Ethernet, Token Ring dan FDDI.
b. Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantorkantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
c. Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer–komputer atau file server pada lokasi lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.
d. Intranet Melibatkan jaringan LAN dan Web Server yang terpasang pada jaringan LAN tersebut. Web Server digunakan untuk melayani permintaan pengguna internal suatu organisasi untuk menampilkan data dan gambar. Intranet ini mempunyai sifat tertutup yang berarti pengguna dari luar organisasi tidak dapat mengaksesnya.
e. Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbedabeda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya.
Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
Ketika sebuah perusahaan berkembang menjadi beberapa lokasi, maka masing–masing lokasi mengembangkan jaringan lokalnya. Ketika dibutuhkan koneksi antar LAN pada perusahaan tersebut maka terbentuklah Wide Area Network.
Jumat, 09 Maret 2012
Gaji di Sunat
Sore itu langit cerah. Masih terasa teriknya mentari seharian menyengat seisi jagad.
Bersamaan hiruk pikuk para karyawan pulang dari kerja. Begitu juga Dani sudah mulai berkemas hendak segera pulang dengan membawa seluruh sisa tenaganya. Seperti biasa sang istri menjemputnya sepulang dari ngantor.
“Istriku apakah kemarin si bos telpon atau sms ke ponsel mu?” Tanya Dani penuh selidik pada istrinya.
“Enggak tuh emang ada apa yah?
“Ini tadi kok aku dapat teguran, katanya kalau diperintah itu segeralah melaksanakannya”
“Gimana ceritanya, koq tiba-tiba Ayah dapat teguran?”
Memang beberapa hari yang lalu di utus si bos mengambil barang di distributor, saat itu pun dalam posisi masih waktu ngantor apalagi sedang ribet banyak kerjaan yang harus di selesaikan. Telepon genggamnya berdering.
“Dani kamu ambil barang di tempat distributor ya, bilang aja kalo mengambil pesenan ibu”
“Baik Bu” Sore itu karena sikon tidak memungkinkan untuk keluar maka dia ijin langsung ke manajer.
“Bu Sari ini tadi bu direktur menyuruhku untuk ke distributor supaya mengambil barang, tapi pekerjaan seabrek tidak bisa aku tinggalkan sekarang juga. Bagaimana kalau tak ambil besok saja tidak keburu dipakai to barangnya”
“Tidak mas, ya diambil besok juga gak papa”. Karena sudah memperoleh ijin dari atasannya bu manajer yang lembut maka Dani kemudian melanjutkan pekerjaanya.
Selang sehari kemudian, karena tugas mulai agak longgar sore itu juga Dani meluncur mengambil barang pesanan si bos direktur. Barang diserahkan ke manajer dan sebagiannya di antar langsung ke kediaman bu direktur, kebetulan beliau tidak dirumah jadi Cuma di titipkan yang ada dirumah saja. Hari berikutnya tiba-tibadirektur menegur Dani tetapi melalui manajer katanya barang yang diambil kok tidak sesuai pesanan dan yang untuk pelanggan malah tidak diambil padahal itu sangat penting dan akan segera dipakai, kalau diperintah atasan seharusnya segera melaksanakan.
Ketika Dani di croscek oleh manajer betapa kagetnya padahal dia sudah ambil semua barang sesuai pesanan dan barang yang disebutkan kurang itu tidak termasuk daftar pesanan si bos. Kemudian inbox hand phone nya di cek apakah ada dalam smsnya, ternyata tidak ada jugaterbesit dalam benaknya mungkin si bos mis komunikasi atau mungkin menghubungi hp istrinya.
“Begitulah Bunda kenapa aku bertanya seperti itu”.
“Berarti kemungkinan besar mis komunikasi, bos ayah merasa sudah menyebutkan semua daftar barang yang harus diambil padahal kenyataannya memang hanya itu saja pesanannya. Yang kedua ayah di vonis tidak segera melaksanakan perintah dari atasan, padahal saat itu juga sudah ijin ke manajer, karena keadaan sedangkan manajer sudah acc juga. Tapi koq manajer Ayah tidak menjelaskan hal ijin itu cenderungnya tidak memihak Ayah atau karena takut di semprot si bos juga kali ya?”
“Ayah juga sudah berusaha menjelaskan ke manajer tapi kayaknya si bos gak mau tahu, pokoknya semua kesalahan seolah berpusat padaku”.
Tidak ada klarifikasi dari bos sedangkan Dani enggan untuk klarifikasi karena usaha itu pun akan sia-sia, tentu saja si bos merasa benar dan anak buah lah yang salah dan memang selalu begitu entah memang kodratnya atau tergantung dari perangai atasan.
Awal bulan datang senyum mengembang dari wajah-wajah karyawan, tapi tidak demikian dengan Dani.
“Koq gajiku berkurang ya Bunda, jumlahnya tidak sesuai pada struk, padahal duit itu jatah beli susu untuk si kecil, apa bendahara keliru memasukkan jumlah uangnya atau memang sengaja di potong tapi tidak ada keterangan sama sekali, heran aku” Keluh Dani kepada istrinya.
“Tanyakan aja lansung ke bendahara atau manajer Ayah” Hari ini Dani dapat shif sore, manajernya langsung menemuinya.
“Mas bingung ya kenapa gaji bulan ini dipotong?”
“Terus terang bingung bu, sebenarnya ada apa sampai hak saya dipotong?”
“Itu kebijakan dari atasan, sebagai teguran karena kemaren mas Dani melakukan kesalahan jadi gaji di potong”.
“MasyaAlloh jatah beli susu buat anakku tidak ada bulan ini” Lirih suara Dani sedih.
Sampai di rumah diceritakan pada sang istri, semua kekecewaannya ketidakterimannya atas perlakuan atasannya diungkapkan dengan membara. Bagaimana tidak, dia bekerja mati-matian siang malam demi mencukupi keluarganya, demi membelikan susu untuk buah hatinya. Jika manajer apalagi direktur yang memberi perintah apapun dan kapanpun maka dia selalu melaksanakannya tidak pandang waktu, privasinya dia korbankan. Waktu liburnya pun sering di ganggu atasan dia juga rela, tapi semua pengorbanan dan loyalitasnya tiada artinya karena tertutup satu kesalahan menurut si bos, sedangkan tertuduh alias Dani tidak merasa bersalah sama sekali, sang istri pun menghiburnya.
“Sudahlah yah kalau kita tidak punya power untuk membela diri ya kita terima semua ketidak adilan ini dengan lapang, mungkin gaji yang disunat itu memang bukan rizki kita dan semoga Alloh mengganti rizki untuk anak kita di suatu waktu”
“Benar Bunda tapi aku tetap tidak terima sampai kapan pun”.
“Alloh itu Maha Kaya, Maha Murah juga Maha Tahu atas semua kejadian ini, biasanya do’a orang-orang yang terzholimi itu dikabulkan loh, Yah”
“Ya, Amin“
Cerita ini masih bersambung…………tunggu episode selanjutnya ya……….
Bersamaan hiruk pikuk para karyawan pulang dari kerja. Begitu juga Dani sudah mulai berkemas hendak segera pulang dengan membawa seluruh sisa tenaganya. Seperti biasa sang istri menjemputnya sepulang dari ngantor.
“Istriku apakah kemarin si bos telpon atau sms ke ponsel mu?” Tanya Dani penuh selidik pada istrinya.
“Enggak tuh emang ada apa yah?
“Ini tadi kok aku dapat teguran, katanya kalau diperintah itu segeralah melaksanakannya”
“Gimana ceritanya, koq tiba-tiba Ayah dapat teguran?”
Memang beberapa hari yang lalu di utus si bos mengambil barang di distributor, saat itu pun dalam posisi masih waktu ngantor apalagi sedang ribet banyak kerjaan yang harus di selesaikan. Telepon genggamnya berdering.
“Dani kamu ambil barang di tempat distributor ya, bilang aja kalo mengambil pesenan ibu”
“Baik Bu” Sore itu karena sikon tidak memungkinkan untuk keluar maka dia ijin langsung ke manajer.
“Bu Sari ini tadi bu direktur menyuruhku untuk ke distributor supaya mengambil barang, tapi pekerjaan seabrek tidak bisa aku tinggalkan sekarang juga. Bagaimana kalau tak ambil besok saja tidak keburu dipakai to barangnya”
“Tidak mas, ya diambil besok juga gak papa”. Karena sudah memperoleh ijin dari atasannya bu manajer yang lembut maka Dani kemudian melanjutkan pekerjaanya.
Selang sehari kemudian, karena tugas mulai agak longgar sore itu juga Dani meluncur mengambil barang pesanan si bos direktur. Barang diserahkan ke manajer dan sebagiannya di antar langsung ke kediaman bu direktur, kebetulan beliau tidak dirumah jadi Cuma di titipkan yang ada dirumah saja. Hari berikutnya tiba-tibadirektur menegur Dani tetapi melalui manajer katanya barang yang diambil kok tidak sesuai pesanan dan yang untuk pelanggan malah tidak diambil padahal itu sangat penting dan akan segera dipakai, kalau diperintah atasan seharusnya segera melaksanakan.
Ketika Dani di croscek oleh manajer betapa kagetnya padahal dia sudah ambil semua barang sesuai pesanan dan barang yang disebutkan kurang itu tidak termasuk daftar pesanan si bos. Kemudian inbox hand phone nya di cek apakah ada dalam smsnya, ternyata tidak ada jugaterbesit dalam benaknya mungkin si bos mis komunikasi atau mungkin menghubungi hp istrinya.
“Begitulah Bunda kenapa aku bertanya seperti itu”.
“Berarti kemungkinan besar mis komunikasi, bos ayah merasa sudah menyebutkan semua daftar barang yang harus diambil padahal kenyataannya memang hanya itu saja pesanannya. Yang kedua ayah di vonis tidak segera melaksanakan perintah dari atasan, padahal saat itu juga sudah ijin ke manajer, karena keadaan sedangkan manajer sudah acc juga. Tapi koq manajer Ayah tidak menjelaskan hal ijin itu cenderungnya tidak memihak Ayah atau karena takut di semprot si bos juga kali ya?”
“Ayah juga sudah berusaha menjelaskan ke manajer tapi kayaknya si bos gak mau tahu, pokoknya semua kesalahan seolah berpusat padaku”.
Tidak ada klarifikasi dari bos sedangkan Dani enggan untuk klarifikasi karena usaha itu pun akan sia-sia, tentu saja si bos merasa benar dan anak buah lah yang salah dan memang selalu begitu entah memang kodratnya atau tergantung dari perangai atasan.
Awal bulan datang senyum mengembang dari wajah-wajah karyawan, tapi tidak demikian dengan Dani.
“Koq gajiku berkurang ya Bunda, jumlahnya tidak sesuai pada struk, padahal duit itu jatah beli susu untuk si kecil, apa bendahara keliru memasukkan jumlah uangnya atau memang sengaja di potong tapi tidak ada keterangan sama sekali, heran aku” Keluh Dani kepada istrinya.
“Tanyakan aja lansung ke bendahara atau manajer Ayah” Hari ini Dani dapat shif sore, manajernya langsung menemuinya.
“Mas bingung ya kenapa gaji bulan ini dipotong?”
“Terus terang bingung bu, sebenarnya ada apa sampai hak saya dipotong?”
“Itu kebijakan dari atasan, sebagai teguran karena kemaren mas Dani melakukan kesalahan jadi gaji di potong”.
“MasyaAlloh jatah beli susu buat anakku tidak ada bulan ini” Lirih suara Dani sedih.
Sampai di rumah diceritakan pada sang istri, semua kekecewaannya ketidakterimannya atas perlakuan atasannya diungkapkan dengan membara. Bagaimana tidak, dia bekerja mati-matian siang malam demi mencukupi keluarganya, demi membelikan susu untuk buah hatinya. Jika manajer apalagi direktur yang memberi perintah apapun dan kapanpun maka dia selalu melaksanakannya tidak pandang waktu, privasinya dia korbankan. Waktu liburnya pun sering di ganggu atasan dia juga rela, tapi semua pengorbanan dan loyalitasnya tiada artinya karena tertutup satu kesalahan menurut si bos, sedangkan tertuduh alias Dani tidak merasa bersalah sama sekali, sang istri pun menghiburnya.
“Sudahlah yah kalau kita tidak punya power untuk membela diri ya kita terima semua ketidak adilan ini dengan lapang, mungkin gaji yang disunat itu memang bukan rizki kita dan semoga Alloh mengganti rizki untuk anak kita di suatu waktu”
“Benar Bunda tapi aku tetap tidak terima sampai kapan pun”.
“Alloh itu Maha Kaya, Maha Murah juga Maha Tahu atas semua kejadian ini, biasanya do’a orang-orang yang terzholimi itu dikabulkan loh, Yah”
“Ya, Amin“
Cerita ini masih bersambung…………tunggu episode selanjutnya ya……….
Jumat, 17 Februari 2012
Perbaikan kerusakan pada PeripheraL
Beberapa kerusakan yang sering terjadi pada peripheral komputer anda diantaranya :
1. Mouse yaitu :
(1)Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal
oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan
pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang
20
terhubung dengan komputer. Pesan kesalahan kadang berupa tulisan seperti ini :
" Windows did not detect a mouse attached to the computer....."
Ada kemungkinan karena kabel mouse tidak terhubung. cobalah beberapa langkah perbaikan berikut ini :
Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang
dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse
tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan
memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi
konsleting.
· Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan
masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
kemungkinan ke dua rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse.
Langkah yang dilakukan :
· Klik kanan My Computer pada desktop windows
· Pilih properties>>Hardware>>Device Manager
Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan
bantuan tombol Tab.
· Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol
Remove.
· Setelah itu restart ulang komputer.
Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse
tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak
(2) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
pointer mouse yang meloncatloncat
secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan
mouse secara tepat dan presisi.
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena
kotornya komponen bola mouse.
Langkah untuk mengatasinya adalah:
· Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya
900 derajat.
· Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol
serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
· Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua
lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen
tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang
menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan
dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di
dalamnya.
sampai sini dulu anak-anakku...ibu lanjutin besok lagi.....
Rabu, 08 Februari 2012
Anak Motivator bagi orangtua dalam bekerja
Anak adalah anugerah luar biasa dalam keluarga. Kehadirannya membuat hidup menjadi semakin bermakna. Anak akan menjadi penghibur ketika orangtua mengalami kebingungan dan kesumpekan fikiran dalam menghadapi masalah kehidupan. Anak juga menjadi motivator orangtua dalam menjemput rizki, bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, demi masa depan anak, demi pendidikannya juga. Oleh karena itu tidak mengherankan jika kehadirannya sangat dinantikan banyak keluarga.
Langganan:
Postingan (Atom)

